Tips mencari investor untuk modal usaha bisnis anda

mencari investor untuk modal usaha

Dua aktivitas ini, rutin dilakukan pebisnis. Pertama  adalah mencari investor untuk modal usaha bisnis baru. Dan yang kedua, mencari investor untuk kerjasama meningkatkan kapasitas bisnis yang saat ini sedang dijalankan.

Karena berbisnis tanpa pernah mencari pemodal usaha untuk memenuhi kebutuhan ekspansi bisnis, dapat menyebabkan pertumbuhan bisnis lambat.

Sebab, pertumbuhan bisnis tersebut hanya mengandalkan sumber dana dari laba usaha. Sedangkan, peluang bisnis potensial kerap kali butuh untuk cepat dieksekusi.

mencari investor untuk modal usaha

cari modal usaha | via kontan.co.id

tempat cari investor

Kamus Besar Bahasa Indonesia menuliskan arti kata investor sebagai orang yang menanamkan uangnya dalam suatu kegiatan usaha dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan.

Agar pencarian pemodal untuk usaha anda berbuah hasil baik dan cepat, maka setiap pebisnis perlu memperbanyak saluran dan jaringan yang berpotensi menjadi investor dan partner kerjasama usaha anda.

Berikut beberapa tempat bagi anda mencari investor untuk kerjasama
  • Bank – salah satu investor terbesar bagi dunia usaha melalui skema kredit/pinjaman dengan biaya relatif murah (sekitar 1% per bulan)
  • Koperasi – mirip seperti bank, dengan proses lebih sederhana dibandingkan bank, namun biaya lebih mahal dibandingkan bank. Biasanya digunakan oleh UMKM.
  • Modal ventura – Tidak mengunakan skema pinjaman seperti pada bank dan koperasi, melainkan skema penanaman modal. Biasanya untuk usaha skala besar.
  • Pemodal perorangan – beberapa pemodal perorangan menawarkan jasa peminjaman uang perorangan (dikenakan biaya bunga) dan ada juga sebagai investor bagi hasil (menerima pendapatan dari keuntungan usaha)
  • Komunitas – bergabung dengan komunitas seperti Tangan Di Atas (TDA), Saudagar Nusantara dapat memberikan akses pertemanan kepada pebisnis lain yang tertarik menjadi pemberi modal usaha.
  • Situs pemodalan online – Penyedia layanan akan menghubungkan anda dengan jaringan pemodal pribadi, dengan terlebih dahulu menganalisa kemampuan usaha anda mengembalikan modal milik para pemodal perorangan.

 

Cara Mencari Investor Bisnis

Selanjutnya, agar anda mudah meyakinkan investor di tempat mencari investor tersebut, anda dapat mencoba 5 tips sederhana cara mudah mencari investor untuk usaha berikut ini.

1. Sampaikan Keahlian Anda

Saat mencari investor untuk usaha yang anda jalankan, besar kemungkinkan anda bertemu dengan pihak yang belum mengenal anda. Bahkan teman terdekat yang anda bidik menjadi investor, bisa jadi belum mengetahui banyak hal tentang anda, tentang kemampuan dan keahlian yang dimiliki untuk menjadikan bisnis anda menghasilkan keuntungann.

Oleh sebab itu, baiknya sebelum mulai lebih jauh membahas prospek investasi, anda membuat calon investor memahami potensi keahlian mengelola bisnis yang ada pada anda, dan tidak dia miliki.

Sebab, umumnya investor tidak ikut turun tangan menjalankan kegiatan bisnis, sehingga mereka butuh diyakinkan bahwa uang yang mereka tanamkan di usaha anda, dijalankan oleh orang yang tepat.

Salah satu teknik untuk meyakinkan investor adalah dengan mengunakan data hasil analisa laporan keuangan. Anda dapat memanfaatkan beberapa  rasio keuangan pada artikel 13 rumus rasio keuangan pencapaian bisnis, untuk menghadirkan kesan positif bisnis anda di hadapan investor.

2. Berikan proyeksi peluang uang usaha anda

Investor menyenangi keuntungan usaha. Maka pembicaran mengenai estimasi keuntungan bisnis dapat membuat investor semakin tertarik dengan bisnis anda.

Sebagai contoh, jika anda seorang yang ahli memasarkan produk gamis. Anda mungkin melihat peluang bahwa pasar baju gamis menjelang lebaran anda selalu kekurangan pasokan. Anda kemudian melakukan riset mengenai tempat produksi baju gamis berkualitas baik dan harga cukup murah.

kemudian anda menemukan peluang untuk memperoleh lebih banyak penjualan baju gamis dan lebih menguntungkan. Syaratnya adalah anda memperoleh dukungan barang dari produsen atau distributor utama produk.

Sehingga penjualan meningkat menjadi lebih banyak, sedangkan modal usaha menjadi lebih  murah, sehingga dapat memaksimalkan keuntungan. Keuntungannya dapat dibagi dengan investor.

3. Jelaskan kebutuhan modal usaha anda

Untuk menjalankan usaha, setidaknya ada dua jenis modal yang dibutuhkan, yaitu modal untuk investasi peralatan atau alat produksi dan modal kerja untuk memenuhi kebutuhan barang yang akan diproduksi.

Misal, jika untuk memproduksi lebih banyak baju gamis dibutuhkan tambahan 1 unit mesin produksi, maka jenis kebutuhan modal anda adalah untuk kebutuhan investasi mesin produksi.

Sedangkan jika kebutuhan anda mencari investor untuk modal usaha bertujuan untuk mendapatkan dana untuk membeli bahan dasar kain dalam jumlah besar, sehingga dapat memperoleh harga lebih murah dan menjadikan harga baju gamis lebih murah, maka kebutuhan modal usaha anda adalah jenis modal kerja.

4. Tawarkan keuntungan yang cukup

Pembagian keuntungan yang anda tawarkan haruslah cukup bagi kedua belah pihak.

Cukup banyak bagi anda untuk membuat bisnis anda terus dapat bertumbuh, dan juga cukup banyak bagi investor dibandingkan hasil investasi pada usaha lain.

Anda dapat membuat proyeksi laba bersih yang dilengkapi dengan data lengkap dan valid. Gunakan analisis rumus laba rugi untuk memberikan gambaran laba bersih usaha. Gunakan juga cara menghitung payback period untuk mengetahui waktu pengembalian modal.

Saat memberikan penawaran investasi bagi hasil kepada investor,anda dapat menyampaikan data pembanding, sehingga investor merasakan bahwa keuntungan yang dia dapatkan dari bisnis yang anda usahakan lebih baik dan sudah cukup.

Misal, untuk contoh kasus mencari investor untuk modal usaha baju gamis diatas, anda dapat sampaikan bahwa keuntungan yang akan diberikan kepada investor setelah project baju gamis selesai (6 bulan) adalah sebesar 12%, lebih tinggi 4 kali dibandingkan jika sejumlah uang yang sama dia tempatkan pada deposito bank.

5. Tawarkan jaminan pengembalian modal investor

Rencana yang anda susun bisa jadi sangat baik, namun hasil perjalanan bisnis tidak selalu sejalan dengan rencana. Jika setelah berusaha terbaik bisnis anda memperoleh keuntungan, maka investor dan anda senang dan tenang, karena sama-sama memperoleh keuntungan.

Namun, jika yang terjadi sebaliknya, anda perlu menawarkan alternatif agar kerjasama dengan investor dapat berakhir juga dengan senang dan tenang. Investor tenang karena dana investasinya dapat kembali dan andapun senang karena tidak kehilangan kepercayaan investor.

Misal, jika usaha baju gamis anda gagal, maka anda dapat mengembalikan uang nasabah dengan 1 unit mesin produksi atau dengan barang yang belum laku terjual.

Tambahkan suplemen doa

Jangan lupa untuk menyertakan doa ditengah ikhtiar mencari investor untuk modal usaha, sebab bisa jadi doa itu mempertemukan anda dengan investor terbaik bagi usaha anda, atau membuat anda mampu bersabar saat belum menemukan investor yang sesuai bagi anda.

Mencari investor untuk modal usaha tidak mudah namun tidak juga sulit. 5 tips mudah mencari investor usaha ini dapat anda praktekan sehingga anda menjadi ahli dalam menemukan investor untuk usaha anda kelak. Selain itu anda juga memberikan alternatif macam-macam syirkah dan contohnya, agar sesuai dengan kebutuhan investor anda.