[ADINSERTER AMP]

5 Jenis Transaksi Valuta Asing (Valas) beserta Contoh dan Pengertian

Transaksi valas merupakan mekanisme penukaran sejumlah nilai mata uang tertentu, dengan mata uang negara lain. Contoh transaksi valuta asing sederhana adalah menukarkan uang rupiah menjadi uang dolar amerika secara tunai dan kurs tunai.

Misal, dana Rp. 1 Juta rupiah dapat ditukar dengan $100 dolar amerika, jika kurs $1 = Rp. 10.000

Pada kenyataannya, transaksi valas menjadi tidak sederhana. Terdapat beberapa jenis transaksi valas yang digunakan untuk beberapa tujuan transaksi valas dan jenis valuta asing yang ditransaksikan.

Jenis Transaksi Valas
image by finansalani.com

Jenis valuta asing

Menurut KBBI, kata valuta bermakna nilai uang. Sehingga, pengertian valuta asing adalah nilai uang asing, selain mata uang suatu negara, yang digunakan sebagai alat pembayaran.

Contoh valuta asing adalah mata uang lain selain Rupiah. Beberapa contoh valas yang sering ditransaksikan dalam perdagangan internasional adalah: USD, EURO, YEN, YUAN, dan riyal.

Pada prakteknya, transaksi valas dilakukan dengan jenis-jenis valuta asing tertentu. Hal ini disebabkan adanya kebutuhan pembayaran transaksi internasional atau pengiriman dana antar negara akan mekanisme transaksi forex yang cepat, aman dan berbiaya murah.

Oleh sebab itu, jenis transaksi valas berkembang, mengikuti ketersedian jenis valuta asing yang dapat ditransaksikan.

Secara umum, terdapat dua jenis valas dalam transaksi valuta asing, kedua jenis valas tersebut adalah:

  1. Valuta asing Fisik – terkadang disebut juga sebagai bank notes. Valas fisik adalah uang kartal asing yang sah sebagai alat pembayaran di negara tersebut. Biasanya berbentuk uang kertas US$ 10.
  2. Valuta asing nonfisik – adalah valas dalam bentuk uang giral, yaitu berupa tagihan yang dapat digunakan sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran, biasanya dikeluarkan oleh bank atau lembaga lain sejenis.

Salah satu jenis valuta asing non-fisik adalah travelers cheque. Jenis valuta asing tersebut merupakan alat pembayaran bagi mereka yang berpergian. travelers cheque tersebut dapat dicairkan menjadi uang kartal pada pihak yang ditunjuk.

Selain itu, juga dapat berupa saldo valuta asing pada bank devisa suatu negara dan wesel luar negeri

Jenis Transaksi Valas

Berbagai motif transaksi valas seperti ekspor-impor, penanaman modal asing, pembayaran hutang luar negeri, kebutuhan transfer dana antar negara, hingga spekulasi, menyebabkan tingginya kebutuhan untuk bertransaksi forex.

Sehingga, hampir semua perbankan besar dunia menyediakan layanan transaksi valas. Selain itu, transaksi valuta asing juga dilakukan di pasar valuta asing.

Setidaknya terdapat 5 jenis transaksi valas yang terjadi di perbankan dan pasar valas. Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai mekanisme dan cara transaksi forex tersebut.

 1. Spot Tunai

Transaksi spot adalah transaksi foreign exchange (forex) yang dilakukan dengan saling menukarkan valuta asing atau bank note yang dimilikinya.

Contoh transaksi spot tunai adalah transaksi forex pada money changer atau bank. Saat nasabah datang hendak menukarkan sejumlah uang rupiah  yang dimilikinya menjadi uang dolar amerika, atau sebaliknya.

Jenis transaksi valuta asing spot tunai ini biasa dilakukan dengan pertukaran langsung dan saat itu juga.

Ketika nasabah dan penyedia layanan penukaran uang mencapai kesepakatan mengenai harga kurs beli atau kurs jual yang digunakan sebagai acuan menentukan nilai uang yang dipertukarkan. Maka penyerahan uang yang dipertukarkan dilakukan saat itu juga.

Kurs adalah?

Kurs adalah harga sebuah mata uang dari suatu negara yang diukur dalam mata uang asing. Misal, kurs US$ 1 = Rp. 10 ribu, bermakna setiap 1 dolar amerika bernilai 10 ribu rupiah.

Pada transaksi forex, selalu ada 2 jenis kurs yang perlu diketahui sebelum transaksi dilakukan, kedua tranasaksi tersebut adalah kurs jual dan kurs beli.

Penting untuk diketahui bahwa penamaan jual dan beli disini adalah transaksi jual dan beli yang dilakukan oleh penyedia layanan money changer.

Sehingga jika anda ingin menukarkan uang rupiah ke dolar amerika, maka perhatikan nilai kurs jual, karena money changer, menjual USD yang mereka miliki kepada anda.

Sebaliknya,  jika hendak menukarkan valas anda menjadi rupiah, maka cermatilah harga kurs beli valuta asing yang hendak anda jual.

Dengan begitu anda dapat dengan mudah mengenali perbedaan kurs jual dan beli dari nilai kurs yang ditawarkan money charger. Yaitu, nilai kurs lebih rendah merupakan nilai kurs beli, dan yang lebih tinggi adalah kurs jual.

2. Transaksi Spot Transfer

Berbeda dengan spot tunai, pada jenis transaksi valas ini dilakukan mengunakan jenis valuta asing non-fisik. Selain itu, penyerahan uang asing yang dipertukarkan juga tidak dilakukan segera, karena membutuhkan waktu untuk penyelesaian proses transfer antar bank.

Contoh transaksi spot adalah seorang pengusaha yang melakukan pembayaran impor barang mengunakan layanan jasa transfer internasional atau remitansi lembaga keuangan syariah.

Penyerahan uang dalam transaksi spot transfer ini dapat terjadi dalam 3 pilihan periode waktu, yang dapat dipilih sesuai kebutuhan dan biaya yang akan dikeluarkan.

  • Spot – merupakan transaksi spot normal, dengan penyerahan dua hari kerja setelah tanggal transaksi.
  • Tom – adalah transaksi spot dengan penyerahan pada hari kerja berikutnya setelah kontrak transaksi (one day settlement)
  • Today – apabila penyerahan dilakukan pada hari kerja yang sama dengan tanggal transaksi.

Selain perbedaan waktu penyerahan uang, 3 jenis transaksi spot transfer ini juga memerlukan biaya yang berbeda. Transaksi spot berbiaya normal, sedangkan spot value today berbiaya paling mahal.

3. Transaksi Forward

Adanya kebutuhan untuk melakukan pembayaran hutang ataupun pembiayaan eksport dan import dalam valuta asing menimbulkan resiko fluktuasi kurs valas. Terlebih lagi, pada transaksi valuta asing yang baru akan berlangsung beberapa hari hingga beberapa bulan kedepan.

Oleh karena itu, para pelaku transaksi membutuhkan jenis transaksi valas yang dapat meminimalkan resiko ataupun kerugian akibat fluktuasi nilai tukar. Salah satu caranya adalah dengan melakukan transaksi forex forward.

Transaksi forward adalah perjanjian atau kontrak untuk melakukan transaksi valuta asing dengan kurs dan jumlah yang disepakati pada awal transaksi, dan penyerahan dana dilakukan kemudian, minimal setelah 2 hari dari tanggal transaksi.

Selain perbedaan waktu penyelesaian transaksi valas, perbedaan transaksi spot dan forward adalah pada kurs yang digunakan pada saat transaksi (kurs forward).

Perbedaan kurs inilah yang menjadi mekanisme hedging (lindung nilai), bagi pihak yang ingin menghindari resiko kurs yang berfluktuasi.

Contoh transaksi forward adalah pengusaha yang melakukan akad istishna untuk pembelian mesin dari luar negeri, dan akan membayarnya 3 bulan lagi.

Jika harga kurs spot dolar adalah Rp. 10.000/USD, Pengusaha tersebut membuat kontrak forward dengan perbankan dengan kurs Rp. 10.100/USD, untuk menghindari resiko nilai tukar menjadi lebih tinggi diatas kemampuannya.

Sehingga, apabila kurs menjadi Rp. 10.200/USD, pengusaha tersebut tetap melakukan transaksi valuta asing dengan kurs Rp. 10.100/USD. Sesuai kesepakatan kontrak forward yang dibuatnya.

4. Transaksi Swap

Transaksi swap adalah kontrak forex gabungan antaran transaksi spot dan forward yang dilakukan pada tanggal transaksi yang sama, namun tanggal jatuh tempo berbeda.

Swap mata uang merupakan salah satu dari banyak jenis-jenis swap yang sering digunakan dalam transaksi keuangan internasional dan transaksi derivatif.

Perhatikan contoh transaksi swap berikut ini, untuk memperoleh gambaran cara melakukan hedging atau lindung nilai kurs valas mengunakan metode swap mata uang.

Tiga bulan kedepan, importir memerlukan pendanaan dalam mata uang dolar amerika. Cara melakukan hedging mengunakan jenis transaksi valas swap adalah sebagai berikut:

  • Importir melakukan transaksi valas spot beli, untuk mengkonversi uang rupiahnya menjadi dolar amerika.
  • sekaligus melakukan transaksi forward 3 bulan untuk menkonversi USD hasil transaksi spot menjadi rupiah kembali

Melalui contoh swap mata uang ini, dapat tergambar tujuan transaksi swap valas adalah untuk mendapatkan kepastian nilai kurs transaksi valuta asing selama periode kontrak swap. Serta menghindari kerugian akibat fluktuasi nilai tukar uang.

5. Transaksi Option (opsi)

Jenis transaksi valas option adalah salah satu contoh transaksi derivatif perbankan. Sebab, option valas mengunakan nilai kurs valas tertentu sebagai acuan pokok terjadinya transaksi.

Adapun pengertian opsi adalah transaksi yang berdasarkan kontrak perjanjian untuk memberikan hak tanpa kewajiban kepada pembeli option untuk melakukan pembelian atau penjualan  sejumlah nominal suatu valuta asing, dengan harga tertentu (strike pice) serta waktu tertentu dimasa yang akan datang, selama periode  perjanjian kontrak yang disepakati.

Pada prakteknya terdapat dua jenis kontrak option, yaitu call option atau put option.

Call option adalah hak untuk membeli suatu valuta asing, sedangkan put option adalah hak untuk menjual suatu valas tertentu dalam kontrak opsi (option).

Pertimbangan

Macam-macam transaksi valuta asing ini memberikan kemudahan dalam muamalah sehari-hari, khususnya bagi mereka yang memerlukan transaksi keuangan internasional.

Namun, tidak semua jenis transaksi valas tersebut merupakan jenis forex yang halal. Beberapa diantaranya malah termasuk macam-macam muamalah yang terlarang dalam islam.

Sebaiknya, pelaku transaksi forex terlebih dahulu mengetahui fatwa MUI tentang forex, sehingga dapat mempertimbangkan pemilihan transaksi valuta asing  yang tepat dan sesuai syariah untuk kebutuhan transaksi forex-nya.

Bagikan artikel ini,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.