[ADINSERTER AMP]

Arisol Siaga 1, Ragam Skema Arisan Online dan Bahayanya

Pernah tertarik bermain arisol atau arisan online?  Ya, skema arisan yang biasanya dilakukan dengan anggotanya saling bertemu di dunia nyata, sekarang dapat dilakukan melalui perjumpaan di dunia maya.

Merebaknya pengunaan sosmed, seperti whatsapp, line, facebook dan instagram, memungkinkan arisan dilakukan dengan member dari beberapa wilayah berbeda, dan juga latar belakang yang beragam.

Salah satu yang paling fenomenal adalah arisan online facebook!

Facebook memang media sosial yang paling banyak pengunanya. Selain itu, fitur seperti facebook group dan messenger-nya memudahkan bandar arisan untuk mengelola banyak arisan dengan member hingga ratusan orang.

arisol arisan online facebook
image by bing.com

Para member tertarik bergabung karena kemudahan cara bermainya. Meskipun, banyak juga yang memutuskan ikut main karena tergoda untuk memperoleh keuntungan.

Namun, perlu disadari bahwa tidak ada keuntungan tanpa resiko.

Nah, jika kamu tertarik untuk mencoba bergabung dalam grup arisol. Penting bagimu untuk terlebih dahulu mengetahui cara main, jenis skema arisan dan potensi resiko yang dapat terjadi.

Cermati semua hal yang kamu ingin ketahui tentang arisan online pada artikel berikut ini.

Cara Main Arisol

Biasanya, pengelola arisan online membuat penawaran di wall facebook atau postingan instagram. Tak jarang, ada juga yang mem-posting pada web wordpress atau blogspot gratisan.

Member yang tertarik untuk join, kemudian diwajibkan untuk memenuhi beberapa syarat serta fit and proper test tertentu.

Seperti, menyertakan data pribadi semisal KK dan KTP. Print buku tabungan bank, dan juga keharusan untuk selfie dengan KTP dan buku rekening sebagai metode verifikasi kebenaran data-data yang dikirimkan kepada pengelola atau bandar arisan.

Ada juga pengelola arisan yang mensyaratkan  pengisian perjanjian keikutsertaan arisol yang ditandatangani diatas materai.

Setidaknya, hal tersebut adalah upaya untuk mencegah member arisan yang tidak saling mengenal itu, melakukan kecurangan dan merugikan peserta arisan lainnya.

Selanjutnya, member melakukan penyetoran dana ke rekening pengelola, sesuai ketentuan tanggal pembayaran dan nominalnya.

Sistem arisol memang sangat mudah bagi member, sebab tidak harus saling berkumpul pada setiap periode penarikan arisan. Namun, tidak mudah bagi pengelola.

Pengelola arisan atau owner merupakan pihak yang paling sibuk. Mereka bertindak sebagai pihak yang akan melakukan penagihan kepada setiap member pada saat jatuh tempo setoran atau japo. Untuk menghindari keterlambatan pembayaran, admin juga menetapkan ketentuan denda per hari keterlambatan, bagi pembayaran yang tidak sesuai japo.

Tak heran, jika owner mendapat kompensasi berupa urutan pertama penerima arisan. Dan juga menetapkan pembayaran biaya administransi dari member arisan lainnya.

Meskipun begitu, malapetaka arisol juga sering terjadi akibat ulah dari owner yang tidak bertanggung jawab.

Agar tidak terjebak, pelajari terlebih dahulu skema arisol yang ditawarkan oleh para owner.

Macam-macam arisan online

Seperti arisan konvensional, arisol juga memiliki beberapa skema. Mulai dari arisan flat, skema menurun, arisan barang, dan arisan duet. Sampai terkadang, owner juga menawarkan kerjasama investasi.

Berikut ini adalah macam-macam arisol beserta contoh dan potensi resiko yang perlu kamu hindari.

1. Skema arisan menurun

Pola arisan ini paling sering dipraktekkan para owner. Sebab, banyak peminatnya dan juga menguntungkan owner.

Sistem arisan menurun ditandai dengan besaran iuran arisan yang tidak sama jumlah nominalnya. Besaran setoran arisan menurun dari peserta nomor urut pertama hingga terakhir.

Misal untuk arisan get Rp. 5 juta, setiap 10 hari, dengan 5 orang peserta. Member arisan pertama membayar setoran arisan sebesar Rp. 1,2 juta, sedangkan penerima arisan kelima hanya membayar setoran Rp. 800 ribu.

Meskipun total pembayaran member pertama sebesar Rp. 6 juta lebih besar dari pendapat arisan sebesar Rp. 5 juta. Namun ternyata peminatnya tetap ada. Biasanya pertimbangannya karena sedang membutuhkan modal usaha, dan lebih cepat dibandingkan harus mengajukan pinjaman kredit multifinance, ataupun pegadaian.

Sedangkan, mereka yang memilih menerima arisan pada urutan terakhir, mengharapkan pendapatan sebesar Rp. 1 Juta, karena mereka hanya membayar arisan sebanyak Rp. 4 juta (5 x Rp. 800 ribu).

Praktek umum di dunia per-arisol-an, owner arisan biasanya menempati urutan pertama. Selain itu member juga diharuskan membayar biaya administrasi, per slot arisan yang diambilnya.

Tertarik untuk mencoba.

Sebelum memutuskan, cermati dulu contoh kasusnya pada artikel arisan sistem menurun

2. Arisan sistem flat

Berbeda dengan sistem arisan menurun, skema arisan flat adalah arisol dengan besar dana setoran arisan setiap membernya sama.

Misal, contoh arisan flat get 10 juta, dengan 10 peserta. Masing-masing peserta membayar Rp. 1 juta setiap periode arisan.

Namun, berbeda dengan arisan biasa, biasanya owner mengenakan biaya administrasi tertentu. Dengan beberapa pendekatan seperti,

  • Bertindak sebagai penerima pertama, sehingga jumlah peserta menjadi 11 orang, dengan penerima arisan tetap sebesar Rp. 10 Juta
  • Atau, menetapkan biaya admininistrasi,setiap periode penarikan arisol

Ketentuan biaya admin ini merupakan pelanggaran hukum arisan dalam islam. Meskipun begitu, skema arisol flat juga banyak peminatnya, walapun tidak sesering arisan menurun

3. Arisan duet

Skema arisol ini lebih minimalis.

Membernya cukup dua orang. Mereka berjanji untuk menjalankan arisan yang ketentuan besar iuran yang tidak sama besar.

arisol dan skema arisan online
image by fabulousarizona.com

Misal, penawaran arisol duet get Rp. 10 juta.

Member pertama membayar sebesar Rp. 5,5 juta, dan member kedua cukup membayar Rp. 4.5 Juta.  Pihak yang membayar lebih besar, merupakan penerima arisan pertama. Sedangan yang memilih membayar lebih kecil, menerima arisan pada periode berikutnya. Dengan potensi keuntungan Rp. 1 juta.

Jenis arisan ini mirip praktek peminjaman uang dari member nomor urut 2 kepada member penerima arisol pertama. Lalu pada periode arisan berikutnya, member nomor urut 2 menerima pembayaran pokok pinjaman dengan kelebihan pembayaran sesuai kesepakatan pada saat memulai arisan.

Bagi kamu yang khawatir terjerat macam-macam riba zaman now, skema arisan online duet perlu dihindari.

4. Arisan barang

Sesuai namanya, Pada arisan jenis ini, owner memberikan barang senilai dengan uang arisan yang disepakati. Barang tersebut dapat berupa tas branded, perhiasan, peralatan rumah tangga dan barang elektronik.

Skema ini biasa dilakukan oleh owner yang juga memiliki bisnis online. Mereka memanfaatkan pola arisan barang, sebagai program marketing untuk mendukung penjualan toko online miliknya.

Jika kamu tertarik, cermati terlebih dahulu pola arisol barang yang ditawarkan owner. Dan bandingkan dengan ketentuan hukum arisan barang yang diperbolehkan.

5. Penawaran Investasi

Meskipun tidak merupakan skema arisan. Beberapa owner arisol juga kerap menawarkan program investasi dalam menjaring member arisan.

Tawaran investasi tersebut sering kali disertai dengan iming-iming bonus berupa perhiasan, barang mewah hingga keuntungan lainnya. Terkadang juga menyediakan bonus tambahan bagi member arisan yang dapat mengajak orang lain untuk ikut serta program investasi tersebut.

Kamu sebaiknya berhati-hati jika mendapatkan penawaran seperti itu. Sebab, arisan kerap dijadikan kedok pengumpulan dana oleh para penyedia investasi nakal.

Contoh kasus arisol skema investasi yang gagal adalah arisan mama gaul (AMG) yang menyebabkan kerugian banyak ibu rumah tangga di Banyuwangi pada 2017 silam.

Cermati beberapa tips dari otoritas jasa keuangan pada link jebakan investasi arisan bodong ini, guna menghindari tipuan owner arisol yang tidak bertanggung jawab.

Arisol siaga 1

Belakangan ketenaran arisol mulai menurun. Sebab, mulai sering bermunculkan laporan ke kepolisian oleh para korban penipuan owner arisan online.

Skema dan cara main arisan online yang berisiko tinggi ditenggarai sebagai penyebab utamanya.

Pertama, para member dan owner tidak saling mengenal. Mayoritas mereka tidak pernah berjumpa sebelum memulai putaran arisan. Atau kalaupun pernah berjumpa, mereka tidak saling mengenal secara dekat.

Penyebab berikutnya adalah skema arisol yang memang rentan mengalami gagal bayar.

Sistem arisan menurun dan flat misalnya. Kelancaran pembayaran arisan, akan terganggu apabila ada salah satu member yang tidak disiplin membayar. Meskipun, owner arisan bertanggung jawab untuk melakukan penagihan, bahkan sampai menalangi.

Namun, memberikan talangan terus menerus tentu saja memberatkan kondisi keuangan owner. Bahkan bagi owner yang telah mendapatkan keuntungan dari kutipan biaya administrasi dan posisi penerima arisan pertama.

Begitu juga dengan skema arisan online duet dan investasi. Sistem arisol ini bahkan memiliki resiko tinggi mengalami gagal bayar. Sebab, seringkali iming-iming keuntungan yang ditawarkan sangat besar. Sehingga, member yang kurang waspada, tergiur dan menjadi korban penipuan.

Sebaiknya, member arisol waspada apabila owner mulai menawarkan arisan duet dan investasi. Apalagi jika penerima pertamanya adalah owner. Karena, barangkali penawaran tersebut, merupakan cara mereka untuk mendapatkan cash segera. Guna menutupi masalah gagal bayar, pada putaran arisan online mereka lainnya.

Terakhir, mayoritas skema arisol merupakan praktek hutang piutang ribawi yang merupakan jenis mumalah terlarang. Dan kalaupun merasa mendapat keuntungan, namun sebenarnya tidaklah bertambah banyak.

Sebagaimana disampaikan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Muhammad shollalahu ‘alaihi wasallam pernah mengatakan bahwa riba membuat sesuatu menjadi bertambah banyak, namun ujung dari riba sebenarnya makin membuat sedikit, baik jumlahnya maupun keberkahannya. (HR. Ibnu Majah)

Hanya arisan online dengan skema arisan barang, yang dapat dijalankan sesuai ketentuan muamalah dalam islam. Itupun, harus sesuai dengan ketentuan yang diperbolehkan.

Karena itulah arisol selalu siaga 1. Maka berhati-hatilah sebelum mulai memainkannya.

Bagikan artikel ini,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.