[ADINSERTER AMP]

5 Peluang Investasi Syariah Terbaik

Berbagai jenis investasi syariah telah menjadi pilihan investor untuk menambah portofolio investasi syariah terbaik mereka. Sebab, beragam jenis investasi syariah juga merupakan investasi syariah yang aman dan menguntungkan. Selain investasi bagi hasil bulanan dan tahunan, juga ada investasi yang tak terikat jangka waktu.

Dalam memilih investasi syariah terbaik ada beberapa faktor yang menjadi point pertimbangan. diantaranya:

  • Kemudahan cara investasi syariah
  • Kontribusi awal untuk memulai berinvestasi
  • Jangka waktu investasi
  • Proyeksi imbal hasil investasi syariah

Beberapa produk investasi syariah ini, mungkin bisa menjadi pedoman anda menentukan pilihan.

Peluang investasi syariah terbaik

1. Deposito Syariah

Deposito syariah tetap menjadi salah satu pilihan investasi syariah pertama anda. Sebab, ragam pilihan jangka waktu investasi (1-12 bulan) memberikan fleksibilitas dalam mengelola kebutuhan investasi dan keuangan anda. Selain itu, berinvestasi di deposito bank syariah dapat dilakukan dengan dana yang tidak terlalu besar. Pada beberapa Bank syariah anda dapat memiliki rekening deposito syariah mulai dengan Rp. 1 juta.

investasi syariah terbaik deposito syariah
sumber foto: www.relakhs.com

Beberapa bank syariah memberikan imbal hasil investasi deposito syariah mulai besaran porsi bagi hasil (nisbah) 50%, setara 4.5-5% p.a. Namun, jika anda ingin menegosiasikan porsi bagi hasil yang lebih besar, anda dapat mengajukan permohonan kepada bank. Permohonan anda akan lebih mudah diterima jika anda memiliki investasi deposito syariah dengan nominal besar dan jangka waktu yang lama.

Kebijakan capping suku bunga deposito yang dikeluarkan OJK, membuka peluang imbal hasil deposito syariah lebih besar dibandingkan bank pesaingnya. Sebab, mayoritas bank syariah adalah bank umum kategori usaha (BUKU) II, sedangkan mayoritas bank konvensional besar di Indonesia adalah bank buku III dan IV, yang terdampak langsung kebijakan OJK.

Capping bunga deposito untuk bank BUKU III maksimal 100 bps di atas Bank Indonesia (BI) seven days repo rate, sedangkan untuk bank BUKU IV maksimal 75 bps di atas BI seven days repo rate.

Nelson Tampubolon – Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK (sindonews, 14/1/2017)

Satu hal yang perlu menjadi perhatian investor adalah kharakteristik pendapatan pada skema bagi hasil. Deposito syariah mengunakan perjanjian bagi hasil, pendapatan investasi diberikan sesuai keuntungan yang diperoleh bank pada setiap bulannya dan porsi bagi hasil keuntungan nasabah. Oleh karena itu, investor disarankan tidak mengukur kinerja investasi deposito syariah secara bulanan, minimal lakukan per dua atau tiga bulan.

2. Sukuk Ritel

Jika anda ingin menambah portofolio investasi baru selain deposito syariah, maka investasi sukuk ini bisa menjadi salah satu investasi syariah terbaik bagi anda. Sebab:

  • Aman
    Penempatan dana di deposito syariah, sampai Rp. 2 milyar dijamin oleh Lembaga penjamin simpanan (LPS). Sedangkan pengembalian keseluruhan dana investasi sukuk dan pembayaran imbal hasil dijamin oleh negara.
  • Menguntungkan
    Saat diterbitkan, imbalan sukuk kupon akan ditawarkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito. Dan investor sukuk ritel dapat menikmati keuntungan bulanan, sebab imbalan sukuk dibayarkan setiap bulan sampai jatuh tempo.
  • Likuid
    Jangka waktu jatuh tempo sukuk ritel biasanya sampai 3 tahun. Namun, sebelum jatuh tempo pemilik sukuk dapat mendapatkan kembali dana investasinya sebelum jatuh tempo. Hal ini dilakukan melalui perdagangan sukuk di pasar sekunder.
  • Mudah
    Investasi sukuk ritel dilakukan melalui agen-agen penjual sukuk ritel yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Pertama, investor mendatangi kantor agen penjual untuk mengisi formulir pemesanan, membuka rekening dana, dan menyetorkan dana sejumlah sukuk ritel yang dipesan. Proses selanjutnya adalah menunggu proses penjatahan oleh pemerintah. Jika mendapat penjatahan, investor akan menerima konfirmasi kepemilikan sukuk ritel dan selanjutnya akan menerima pembayaran imbalan ke rekening dana investor setiap bulannya.

investasi syariah sukuk ritel

3. Emas, pilihan investasi syariah terbaik sejak dulu

Investasi emas batangan atau investasi emas antam juga menjadi pilihan sebagian orang sebagai investasi syariah terbaik. Salah satu keuntungan investasi emas adalah kemampuan emas sebagai penyimpan nilai kekayaan. Daya beli emas tidak terpengaruhi oleh inflasi. Sering dicontohkan sebagai berikut: jika dulu harga 1 ekor kambing aqigah 1 gram emas, maka harganya sekarang tetap 1 gram emas, meskipun harganya dalam nominal uang telah jauh berbeda.

Karena daya tarik itulah, tak heran banyak pola investasi emas yang ditawarkan, bahkan dengan mengunakan sistem arisan emas. Namun, jika anda ingin melakukan investasi emas syariah, tips investasi emas berikut dapat anda terapkan.

  1. Miliki emasnya,
    Pastikan anda memiliki wujud emas yang anda beli. Sebaiknya anda menghindari aktivitas investasi emas yang hanya berupa catatan kepemilikan emas. Investasi seperti ini biasa dilakukan dengan dalih kemudahan bagi anda untuk menjual kembali emas anda. Alih-alih dapat menjual emas anda kembali, investasi anda bisa menguap, saat pemegang catatan kepemilikan emas anda menghilang.
  2. Simpan dan lupakan
    Emas adalah aset penyimpan nilai kekayaan paling stabil. Sehingga, saat kondisi ekonomi dunia tak stabil, orang beralih menyimpan emas dibandingkan uang. Hal ini mengakibatkan kenaikan harga emas. Jadi jika anda memilih investasi emas dan ingin harga emas segera naik, secara tidak langsung mengharapkan ekonomi dunia menjadi tak stabil. Selain berpotensi untung, bukankah ini bisa juga berisiko untuk investasi anda lainnya?

 

4. Reksadana Syariah

Salah satu investasi syariah terbaik bagi semua kalangan adalah investasi reksadana syariah. Sebab, investasi ini dapat dijalankan oleh investor bermodal ratusan ribu hingga milyaran rupiah. Selain itu, juga terdapat pilihan produk yang bisa disesuaikan dengan tingkat resiko kegagalan investasi yang dapat anda terima.

Ada produk reksadana syariah pendapatan tetap bagi yang tidak suka investasi berisiko tinggi, seperti reksadana syariah saham. Dan juga tersedia produk reksadana syariah campuran, bagi investor yang menginginkan pendapatan investasi lebih tinggi, dan tingkat risiko medium.

Jangka waktu investasi reksadana yang fleksibel, memungkinkan anda membeli reksadana, kemudian menjualnya kembali esok hari. Namun, tetap perlu mempertimbangkan proyeksi keuntungan dan biaya yang anda keluarkan. biaya tersebut meliputi biaya pembelian unit reksadana (subscribtion fee) dan biaya penjualan unit reksadana (redemption fee). Kisaran wajar dari biaya2 tersebut adalah 0.5% – 1% (Rudiyanto, 2010)

Seperti investasi emas, keuntungan yang dalam investasi reksadana merupakan pendapatan selisih lebih dari dana yang diterima saat penjualan unit penyertaan dikurangi dana yang dikeluarkan saat pembeliannya. Kenaikan harga unit penyertaan disebabkan oleh kenaikan total kekayaan bersih reksadana. Sebagai hasil kenaikan nilai aset investasi berupa saham/obligasi/deposito, pendapatan dividen saham dan kupon obligasi setelah dikurangi biaya operasional reksadana.

Ilustrasi sederhana mengenai pola reksadana dapat anda temukan pada artikel cara kerja reksadana ini.

Jika anda ingin memaksimalkan hasil investasi reksadana syariah, anda dapat memilih investasi reksadana saham. Investasi reksadana syariah terbaik tahun lalu, Sucorinvest Sharia Equity Fund, mampu memberikan imbal hasil setara 41% p.a. jauh lebih tinggi dibandingkan deposito syariah maupun sukuk ritel.

5. Investasi Syariah di Koperasi Syariah

Koperasi syariah menjadi alternatif terbaru investasi syariah terbaik. Sebab, saat ini mulai bermunculan koperasi syariah yang bisa diakses secara online. Salah satunya adalah Koperasi Syariah 212.

Berbeda dengan pola investasi pada produk deposito syariah, sukuk ritel, emas dan reksadana syariah, investasi pada koperasi syariah. Dana investasi yang dikelola koperasi syariah digunakan pada beragam kegiatan usaha riil. Seperti pada koperasi syariah 212, investor dapat memilih memaksimalkan pendapatan investasi di kegiatan usaha lembaga keuangan, properti syariah serta pengembangan waralaba dan jaringan toko ritel.

Selain itu, pendapatan investasi koperasi syariah tidak diterima bulanan, melainkan per tahun. Minimal satu kali setahun, koperasi syariah melakukan rapat anggota tahunan (RAT), yang salah satu agendanya adalah penentuan sisa hasil usaha (SHU) koperasi. Besaran pendapatan investasi investor, ditentukan oleh proporsi jumlah simpanan investor, semakin besar simpanan investor, semakin besar bagian SHU-nya.

 

Sumber:

  • Infovesta – Peta 10 Reksadana Saham Terbaik 2016 – https://goo.gl/kuk0bf
  • Kontan – Subscripton dan Redemption Reksa Dana – https://goo.gl/AkqYk7

 

 

 

Bagikan artikel ini,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.